Ada Lima Unit Baru, Jumlah Kios TPID di Pasar Tradisional Bertambah

0
387
Serah terima kios TPID dari Direktur Utama PT Yekape Hermien Rosita kepada Direktur Utama PD Pasar Surya Agus Priyo di Pasar Kembang.

SURABAYA – Jumlah warung tekan (Wartek) inflasi di pasar tradisional bertambah. Wartek atau yang lebih dikenal dengan nama Kios TPID itu kini juga ada di Pasar Kembang, Pasar Gubeng Masjid, Pasar Banjar Sugihan, Pasar Gayungan dan Pasar Dupak Bangunrejo.

Lima unit TPID baru ini merupakan kolaborasi atau sinergi antar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemkot Surabaya. Lima kios ini adalah corporate social responsibility (CSR) dari PT Yekape yang diserahkan kepada PD Pasar Surya.

Serah terima ini dilakukan secara simbolis di Pasar Kembang, Selasa (23/4). Adapun penyerahan dilakukan oleh Direktur Utama PT Yekape Hermien Rosita kepada Direktur Utama PD Pasar Surya Agus Priyo.

Hermien Rosita mengatakan pembangunan Kios TPID ini bermula dari keinginan Pemkot Surabaya agar semua pihak terlibat dari upaya penanganan inflasi. Pihaknya diminta berkoordinasi dengan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) dalam upaya penanganan inflasi itu.

Selanjutnya diputuskan untuk membangun Kios TPID di pasar tradisional yang berada dalam pengelolaan PD Pasar Surya. “Jadi kami diberi tugas untuk membantu Dinkopdag terkait upaya agar masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga murah,” ujarnya.

Dikatakan, atas tugas tersebut, pihaknya juga telah mendatangi food station di Jakarta. Kedatangan itu untuk mencari tahu cara apa yang dapat dilakukan agar distribusi dan harga bahan pokok tetap stabil.

“Kuncinya adalah memotong mata rantai distribusi barang. Jika itu bisa kita lakukan, insya Allah distribusi aman dan harga bisa dikendalikan,” terangnya.

Hermien pun mengusulkan agar PD Pasar Surya membuat langkah yang bisa memotong mata rantai distribusi itu. “Hal-hal lainnya nanti bisa disinergikan antar BUMD,” lanjutnya.

Terkait Kios TPID, ia berharap mampu memberikan rasa aman dan harga murah kepada masyarakat. “Mudah-mudahan kios ini bisa bermanfaat,” ungkap Hermien.

Peninjauan kios TPID di Pasar Kembang oleh jajaran direksi PT Yekape dan PD Pasar Surya.

Sementara itu Agus Priyo menyatakan inflasi menjadi salah satu perhatian Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Karena itu, melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), wali kota memerintahkan agar distribusi dan harga bahan pokok terus dipantau.

“Melalui TPID, kita diminta memantau harga di pasar,” katanya

Menurutnya, pemantauan itu harus dilakukan terus menerus. Jika ada kenaikan harga komoditi tertentu, TPID diminta segera melakukan upaya pengendalian. “Dengan adanya kios TPID ini tentu sangat membantu untuk melakukan pemantauan tersebut,” tambahnya.

Agus Priyo melanjutkan pembangunan lima Kios TPID ini merupakan sinergi nyata antar BUMD. Ditegaskannya, PD Pasar Surya membuka diri untuk meningkatkan kerja sama.

Ia juga berharap keberadaan Kios TPID ini akan menstabilkan harga bahan pokok. “Semoga harga bahan pokok tetap terkontrol dan masyarakat dapat membeli dengan harga yang wajar,” terus Agus Priyo. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here