Ketersediaan Bahan Pokok di Surabaya Aman Sampai Idul Fitri 2024

0
80
Kios TPID yang berada di Pasar Tambahrejo. Kios ini merupakan salah satu Kios TPID yang ada di beberapa pasar tradisional di Surabaya.

SURABAYA – Pemkot Surabaya memastikan ketersediaan bahan pangan menjelang bulan Ramadan 2024, dipastikan aman. Bahkan, ketersediaan bahan pangan di Kota Surabaya mencukupi hingga Hari Raya Idul Fitri 2024.

Ketua Tim Kerja Pengendalian dan Distribusi Perekonomian Pemkot Surabaya, Agung Supriyo Wibowo menjelaskan, bahwa indeks kecukupan pangan di Surabaya berada di angka 2,06. Artinya, nilai ketersediaan bahan pangan berada di atas ambang batas aman.

“Stok pangan di Surabaya alhamdulillah untuk bulan Februari ini tercukupi, karena indeks kecukupan pangan kita 2,06. Jadi kalau (angkanya) 1, itu imbang antara kebutuhan dengan ketersediaan. Dan kita sudah berada di angka 2,06,” katanya, Rabu (28/2).

Ia tak menampik memang ada sedikit kenaikan harga bahan pokok untuk beras premium. Di mana Harga Eceran Tertinggi (HET) beras premium berada di angka Rp 13,900/Kg. “Memang untuk saat ini (beras premium) hampir ada (yang menjual) Rp 18.000 – Rp 17,500 per kilogram,” ujarnya.

Karena itu, Agung menyatakan bahwa Pemkot Surabaya mengimbau masyarakat untuk bisa mengkonsumsi beras medium. Menurut dia, kualitas beras medium sebenarnya tidak jauh beda dengan premium.

“Karena itu pemkot mengimbau masyarakat supaya bisa memakai beras medium. Sebenarnya rasanya sama, cuma mungkin image-nya masyarakat, harus makan beras merk tertentu,” ujar dia.

Agung juga menyatakan, bahwa Pemkot Surabaya telah bekerjasama dengan Bulog untuk menggelontorkan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan). Harga yang dipatok untuk beras SPHP per kilogram adalah Rp 10,900. Beras SPHP bisa dibeli masyarakat dan salah satunya di Kios TPID di sejumlah pasar tradisional di Kota Pahlawan.

“Di Kios TPID menjual beras dengan harga murah dan kualitasnya bagus. Dan memang di sana dibatasi harga maksimal per kilogram Rp 10,900 untuk masyarakat umum. Dan Kios TPID juga melayani pedagang untuk dijual lagi,” ungkap dia. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here