Wali Kota Eri Cahyadi Tinjau Pasar Simo

0
140
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi didampingi Direktur Utama PD Pasar Surya Agus Priyo saat meninjau Pasar Simo.

SURABAYA  – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan peninjauan di Pasar Simo, Jumat (23/2). Peninjauan dilakukan sejak pukul 06.00 WIB itu, diikuti oleh sejumlah kepala Perangkat Daerah (PD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Peninjauan di Pasar Simo itu dilakukan sebelum dilangsungkannya revitalisasi pada bagian atap, saluran, hingga lantai pasar. Tak hanya itu, Wali Kota Eri juga mendengarkan keluhan pedagang.

Wali Kota Eri mengatakan bahwa 46 pasar yang dinaungi oleh Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya Surabaya akan kembali didata untuk dilakukan penyisiran. Dari hasil pendataan dan penyisiran tersebut, Pemkot Surabaya bersama PD Pasar Surya akan saling berbagi tugas, yakni mana saja pasar yang akan dilakukan revitalisasi oleh Pemkot Surabaya maupun oleh PD Pasar Surya.

Sebab, pembangunan dan perbaikan itu belum dilakukan di semua titik. “Alhamdulilah kita menyerahkan penyertaan modal sebesar Rp 9,9 miliar, juga ada penggantian ke PD Pasar sekitar Rp 12 miliar sehingga total itu Rp 21,9 miliar. Sekarang saya meminta daftar PD Pasar soal 46 (pasar) tadi, karena ada beberapa yang tidak menjadi pasar karena ada yang sudah menjadi jalan,” katanya.

Untuk proses pengerjaannya, akan dilakukan bertahap secara bergantian di setiap blok. Pasar Simo memiliki beberapa blok, jadi akan dituntaskan satu-persatu. Jika sudah selesai maka akan berpindah ke blok berikutnya.

Rencananya, proses pengerjaan Pasar Simo akan rampung pada bulan Mei 2024. “Satu blok akan kita kerjakan mulai atap, saluran, dan lantainya kita paving. Setelah itu pindah ke blok satunya dan seterusnya. Insyaallah bulan Mei tahun ini bisa selesai satu pasar yang dikerjakan pemkot untuk menjadi contoh yang lain,” jelasnya.

Di samping itu, Wali Kota Eri mendengarkan keluhan pedagang Pasar Simo mengeluhkan kemunculan pasar tumpah yang jaraknya berdekatan. Menurut para pedagang, adanya pasar tumpah berakibat pada aktivitas pasar dan berkurangnya pendapatan mereka.

Wali Kota Eri pun tak tinggal diam, ia langsung memanggil camat dan kepala Satpol PP Surabaya untuk merancang solusi agar tidak merugikan para pedagang Pasar Simo.

“Banyak keluhan pedagang dalam pasar yang sepi pembeli karena di luar ada pedagang (pasar tumpah) lainnya, yang mereka tidak ada retribusinya,” ungkapnya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan dialog dengan para pedagang saat meninjau Pasar Simo.

Di sisi lain, Wali Kota Eri menyampaikan di tahun 2024, Pemkot Surabaya akan fokus pada pembangunan infrastruktur. Salah satunya adalah melakukan revitalisasi pasar di Kota Pahlawan.

Sebab, pada bagian non infrastruktur, Pemkot Surabaya terus berkolaborasi dengan semua pihak untuk menurunkan angka kemiskinan, stunting, dan pengangguran. Bahkan, angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami peningkatan.

Seperti dengan adanya program Padat Karya, orang tua asuh, dan para pengusaha di Kota Surabaya yang ikut berjibaku membantu pemkot. Sehingga di tahun 2024, Pemkot Surabaya akan mulai fokus pada pembangunan infrastruktur.

“Karena non fisik sudah dibantu orang-orang hebat. Alhamdulilah, orang Surabaya hebat-hebat, matur nuwun (terima kasih). Sehingga anggaran yang semula saya fokuskan pada non fisik sekarang kami bisa tarik untuk pembangunan fisik,” pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here