PD Pasar Surya Lakukan Eksplorasi Pasar

0
47
Direksi PD Pasar Surya bersama perwakilan kantor cabang dan unit pasar saat mengecak kondisi di Pasar Pakis.

SURABAYA – Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya sedang melakukan eksplorasi pasar. Langkahnya, kini seluruh unit pasar yang terbagi dalam tiga cabang (timur, selatan dan utara) sedang melaksanakan penataan stand di pasar. Penataan itu baik stand kios maupun los.

Memulai penataan stand tersebut, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemkot Surabaya ini mengawalinya melaksanakan pendataan stand di pasar yang menjadi kewenangan PD Pasar Surya.

“Tentunya kita ingin stand-stan di pasar itu bermanfaat bagi masyarakat, baik secara ekonomi maupun estetika. Karena itu perlu penataan agar menjadi lebih baik,” ungkap Direktur Teknik Usaha PD Pasar Surya Suhendro.

Hal tersebut disampaikannya di sela peninjauan di Pasar Pakis, Jumat (24/9) siang. Tinjauan dilakukan bersama Direktur Utama Agus Priyo dan Direktur Pembinaan Pedagang Taufiqurrahman. Selain Pasar Pakis, tinjauan juga dilakukan di Pasar Dukuh Kupang dan Pasar Kupang Gunung.

Ia menjelaskan dengan pendataan stand itu, selanjutnya akan menjadi langkah untuk eksplorasi penataan. Misalnya, ada stand kosong. PD Pasar Surya nantinya bisa mengisi kembali stand tersebut dengan pedagang baru agar pasar menjadi ramai.

Dikatakan Suhendro, stand kosong harus segera diisi. Siapa saja bisa menempati stand di pasar. Termasuk oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang membutuhkan tempat yang lebih representatif untuk berjualan.

Ia juga menjelaskan, selain melakukan pendataan stand, PD Pasar Surya juga menggencarkan ‘Jumat Bersih’ dengan wujud kerja bakti massal. Setiap hari Jumat, tim dari PD Pasar melaksanakan kerja bakti bersama. “Tim ini secara rutin akan berpindah-pindah dari satu pasar ke pasar lain untuk melakukan pembersihan agar pasar menjadi nyaman bagi pedagang dan pengunjung,” jelas dia.

Kerja bakti ini juga melibatkan pedagang. Dikatakannya, sangat penting kegiatan di pasar melibatkan partisipasi aktif dari para pedagang. Sehingga kebersamaan dan rasa memiliki pasar akan tumbuh.

“Pada gilirannya hal itu akan meningkatkan program pasar yang bersih, aman dan nyaman,” terusnya.

Dengan pasar yang bersih, aman dan nyaman itu, diharapkan akan menjadi daya tarik masyarakat untuk kembali berkunjung ke pasar tradisional. “Berarti pasar akan menjadi kekuatan dan urat nadi ekonomi kerakyatan,” lanjutnya.

Sementara itu, Direktur Pembinaan Pedagang Taufiqurrahman menambahkan pendataan stand ini juga untuk mendukung pemulihan ekonomi sebagai imbas pandemi Covid-19. Diungkapkan, jika ada stand kosong akan terbuka untuk pelaku usaha menempatinya. Salah satunya pelaku UMKM.

“Pemkot Surabaya sedang gencar membangkitkan perekonomian UMKM. Kita menyiapkan stand di pasar-pasar sebagai alternatif untuk ditempati UMKM,” katanya.

Tentang teknis bagaimana cara pelaku UMKM menempati stand, ujar Taufiqurrahman, pihaknya bakal mengkoordinasikan hal itu dengan Pemkot Surabaya melalui perangkat daerah terkait.

“Tentu kita tidak berjalan sendirian. Kita dan Pemkot Surabaya akan saling koordinasi,” jelasnya.

Sedangkan terkait eksplorasi pasar, Taufiqurrahman menjelaskan hal itu juga menyangkut menghimpun semua permasalahan dan potensi di pasar. “Dengan eksplorasi langsung, kita dapat mengetahui apa saja yang dapat dilakukan secara berjenjang, dari hal yang paling kecil sampai yang terbesar,” urainya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here