Wamendag Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Genteng Baru

0
104
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI Jerry Sambuaga mendatangi stand pedagang yang menjual telur saat melakukan kunjungan kerja ke Pasar Genteng Baru.

SURABAYA – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI Jerry Sambuaga melakukan kunjungan kerja ke Pasar Genteng Baru, Jumat (12/8). Dalam kedatangannya ke pasar yang dikelola PD Pasar Surya ini, Wamendag melakukan pengecekan tentang harga sejumlah bahan pokok.

Wamendag Jerry bersama rombongan mendatangi beberapa stan pedagang dan menanyakan langsung tentang komoditas bahan pangan. Misalnya, minyak goreng, bawang merah, cabai rawit, cabai merah, telur, daging ayam, hingga daging sapi.

“Berapa Bu sekarang harga telurnya?” tanya Wamendag Jerry kepada pedagang.

Pertanyaan serupa juga disampaikan kepada pedagang yang menjual minyak goreng, cabai, bawang merah, daging ayam dan daging sapi. Bahkan, ia juga membeli sejumlah komoditas bahan pangan di stand pedagang yang didatanginya.

“Saya beli sekilo ya? Sekilo bawang merah, dan sekilo cabai rawit,” ujarnya.

Wamendag Jerry kepada awak media menyatakan dari hasil pemantauan dan dialog dengan pedagang, bahwa harga bahan pokok relatif stabil. Bahkan beberapa komoditi mengalami penurunan harga.

“Untuk minyak goreng curah, tadi saya tanya salah satu pedagang harganya Rp 13 ribu per liter, di bawah HET,” ungkapnya.

Tak hanya minyak, harga bawang merah yang semula mencapai Rp 75 ribu per kilogram kini jadi Rp 35 ribu per kilogram. “Cabai rawit dari harga Rp 100 ribu kini jadi Rp 50 ribu,” lanjutnya.

Sedangkan untuk harga telur, sedikit mengalami kenaikan. Sebelumnya, harga Rp 27 ribu kini menjadi Rp 30 ribu per kilogram. “Untuk harga daging ayam, masih stabil, yaitu di angka Rp 26 ribu. Sementara harga daging sapi dari Rp 110 ribu sampai Rp 125 ribu per kilogram,” tuturnya.

Jerry menegaskan pihaknya akan terus melakukan pemantauan harga bahan pokok. Tidak hanya duduk meminta laporan, tapi ia akan mendatangi langsung ke pasar-pasar untuk mengecek langsung harga bahan pokok itu.

Dikatakan, dengan turun langsung ke lapangan, pihaknya akan mendapatkan kondisi riil. “Ini yang kami upayakan karena kami ingin mendapatkan laporan langsung kondisi riil di lapangan,” ujarnya.

Meski demikian, ia menyatakan pihaknya juga tetap melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah. Menurutnya, peran pemerintah daerah juga sangat signifikan untuk memastikan harga dan ketersediaan bahan pangan tetap stabil. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here