17.890 Masker Dibagikan ke Pasar-Pasar di Surabaya

0
991
Salah satu kegiatan pembagian masker di pasar yang dikelola PD Pasar Surya.

Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya mencegah penyebaran covid-19 di pasar-pasar yang ada di Kota Pahlawan. Salah satunya dengan terus menyebar masker dan hand sanitizer. Hingga saat ini, sudah sebanyak 17.890 masker dan 10.151 hand sanitizer yang disebar ke pasar-pasar di Kota Surabaya. Tidak hanya pasar milik BUMD, tetapi juga yang dikelola swasta.

Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Usaha Daerah Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengatakan pembagian masker dan hand sanitizer ke pasar-pasar itu sudah lama dilakukan. Bahkan, pemkot sudah membagikan goodie bag (berisi 2 masker dan 1 botol hand sanitizer) sebanyak 3.382 buah, dan hand sanitizer sebanyak 10.151 buah, serta masker sebanyak 17.890 buah.

“Jadi, jumlahnya sudah ribuan yang kami sebarkan ke pasar-pasar,” katanya.

Agus Hebi memastikan bahwa pembagian hand sanitizer dan masker itu akan terus dilakukan ke pasar-pasar yang ada di Kota Surabaya, yaitu 81 pasar milik BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) dan 69 pasar tradisional yang dikelola LPMK (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan).

Menurutnya, salah satu alasan untuk terus menyebarkan masker dan hand sanitizer ke pasar karena pasar itu sangat memungkinkan untuk menjadi cluster baru penyebaran covid-19. Sebab, di pasar agak sulit menerapkan physical distancing. Selain itu peredaran uang kertas dan koin juga menjadi salah satu faktor penyebar virus baru ini.

Alasan lainnya, faktor kebiasaan. Rutinitas cuci tangan belum menjadi bagian rutinitas atau kewajiban perorangan, dan para pedagang, kuli panggul, karyawan toko, dan tukang becak. Ada pula komponen di pasar belum terbiasa menggunakan masker.

“Karena itu sekarang wajib pakai masker. Kalau semua itu dilakukan dengan disiplin dan rutin, saya yakin pasar-pasar di Kota Surabaya akan aman. Intinya disiplin,” tegasnya.

Ia berharap kepada para pedagang dan semua komponen yang ada di pasar agar ikut berpartisipasi dalam upaya mencegah penyebaran covid-19. Sebab, untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini harus dilakukan secara bersama-sama.

“Makanya kita beri stimulus bagikan masker gratis, supaya para pedagang itu juga ikut berpartisipasi,” pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here