Penyemprotan Disinfektan di Pasar Tradisional Berlanjut

0
105
Penyemprotan disinfektan di Pasar Pegirian. Penyemprotan ini sebagai upaya.pencegahan terhadap virus corona.

Surabaya – Penyemprotan disinfektan ke pasar-pasar tradisional sebagai upaya pencegahan virus corona terus dilakukan. Kali ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengerahkan 300 lebih personel dalam giat penyemprotan disinfektan yang berlangsung, Rabu, (18/3).

Penyemprotan ini, bertujuan untuk mengurangi bahaya mikroorganisme dalam upaya mengantisipasi dan mencegah penularan virus corona atau covid-19.

“Penyemprotan disinfektan berlangsung di pasar-pasar yang dikelola PD Pasar Surya, dilakukan oleh rekan-rekan dari Dnas Ketahanan Pagan dan Pertanian (DKPP),” jelas Koordinator Protokol Pemerintahan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Pasar-pasar yang disemprot itu di antaranya di Pasar Dukuh Kupang, Pasar Pacarkeling, Pasar Kendangsari, Pasar Kupang Gunung dan Pasar Tembok. Selain itu ada di Pasar Karangpilang, Pasar Pegirian, Pasar Kembang, Pasar Tambahrejo, Pasar Keputran Selatan, Pasar Dinoyo Tangsi, Pasar Genteng, Pasar Tunjungan, dan Pasar Kupang.

Penyemprotan disinfektan di Pasar Dukuh Kupang.

Eri mengatakan, ada sekitar 300 personel yang dikerahkan dalam giat penyemprotan disinfektan di hari ketiga ini. Mereka terdiri dari jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH), Satpol PP, BPB dan Linmas, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), DKPP,, Dinas Sosial (Dinsos), serta Kasie Trantib di 31 kecamatan.

“Selain di pasar, untuk hari ini, Rabu (18/3), penyemprotan berlangsung di wilayah Kecamatan Krembangan, Simokerto, dan Pabean Cantikan,” terangnya.

Diungkapkan, sebelumnya Pemkot Surabaya juga melakukan penyemprotan disinfektan di tiga wilayah kecamatan, Selasa (17/3). Yakni, Kecamatan Bulak, Kenjeran, dan Semampir. Setiap kecamatan tersebut, memiliki beberapa titik lokasi yang disesuaikan dengan daerah yang akan disentuh, terutama tempat ibadah dan sekolah.

“Penyemprotan disinfektan tidak hanya fokus pada bangunan, tapi juga taman-taman, lapangan olahraga, pedestrian, dan fasilitas umum lainnya yang kita lakukan (penyemprotan),” katanya.

Pria yang menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini menjelaskan, penyemprotan yang berlangsung hari ini, juga menyasar sekolah-sekolah jenjang SD/SMP yang berada di tiga wilayah tersebut. Yakni, 25 sekolah di wilayah Kecamatan Pabean Cantikan, 37 sekolah di wilayah Kecamatan Simokerto dan 56 sekolah di wilayah Kecamatan Krembangan Surabaya.

“Karena penyemprotan di wilayah Kecamatan Kenjeran kemarin banyak titik lokasinya, maka hari ini ada sebagian lagi (petugas) yang ke sana,” ujarnya.

Penyemprotan disinfektan di Pasar Tembok

Para personel yang terlibat dalam giat penyemprotan disinfektan ini juga terbagi menjadi beberapa tim. Eri menjelaskan, untuk fasilitas umum, pedestrian dan taman, penyemprotan dilakukan oleh petugas dari DKRTH. Untuk lapangan olahraga dilakukan Dispora. Sedangkan di lingkungan sekolah dan tempat ibadah, jajaran dari Dinkes dan Dinsos. Sementara itu, untuk bangunan gedung milik pemkot, dilakukan Satpol PP dan Linmas.

Sementara itu, Eri menambahkan, penyemprotan disinfektan di gereja, bakal dilaksanakan di hri Kamis dan Jumat. Sebab, ibadah di gereja berlangsung di hari Minggu. “Insya Allah Hari Kamis dan Jumat penyemprotan di gereja selesai,” pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here