Jelang Natal dan Tahun Baru, Disdag Gelar Operasi Pasar

0
18
Salah satu kegiatan operasi pasar yang dilakukan Dinas Perdagangan Pemkot Surabaya.

Surabaya – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Surabaya mengantisipasi adanya lonjakan harga terhadap sejumlah bahan kebutuhan pokok. Umumnya, jelang hari-hari besar tertentu, harga-harga tersebut memiliki kecenderungan naik.

Sedangkan di bulan Desember ini, ada dua hari libur nasional, yakni Hari Raya Natal dan Tahun Baru. Di tahun-tahun sebelumnya, harga bahan pokok biasanya mengalami kenaikan.

Untuk mengendalikan harga, Disdag Surabaya melakukan operasi pasar di sejumlah wilayah. “Sampai saat ini sudah delapan lokasi yang dikunjungi. Di antaranya di Dukuh Pakis, Tandes, Wonokromo, Gubeng, Benowo dan Rungkut,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Surabaya, Wiwiek Widayati, Sabtu (7/12).

Operasi pasar sudah digelar sejak 28 November 2019 lalu. Menurutnya, operasi ini langsung dilakukan di masyarakat, misalnya balai RW, kantor kecamatan dan lainnya.

Ia menyatakan pihaknya terus memantau harga kebutuhan bahan pokok. Diterangkan, ada enam pasar besar di Surabaya yang dijadikan rujukan pantauan harga.

“Yaitu Pasar Wonokromo, Pasar Pucang Anom, Tambahrejo, Pasar Kembang, Pasar Pabean dan Pasar Genteng,” ujarnya.

Wiwiek menyampaikan, dalam melakukan kegiatan monitoring, pihaknya membandingkan daftar harga di periode yang sama mendekati Hari Raya Natal dan Tahun Baru. Saat turun ke lapangan, diketahui harga-harga memang sudah mulai menggeliat naik.

Misalkan telur, daging ayam dan bawang merah yang sudah mengalami kenaikan, meski tidak signifikan. Harga telur berdasarkan batas atas Harga Acuan Penjualan Konsumen (HPAK) harganya Rp 23 ribu per kilogram. Namun, di pasaran sudah berkisar Rp 24 ribu sampai 25 ribu per kilogram.

Sementara bawang merah, HPAK mencapai Rp 32 ribu per kilogram. Namun demikian, harga di pasaran masih lebih rendah, yakni Rp 28 ribu sampai 30 ribu per kilogram.

“Meski rendah dari HPAK, tetapi karena trennya naik, maka perlu intervensi dengan melakukan operasi pasar,” paparnya.

Sedangkan jenis kebutuhan pokok yang digelontor dalam kegiatan operasi pasar, meliputi telur, bawang merah, daging ayam dan bahan pokok lainnya, seperti minyak curah. Dalam sehari, Disdag bisa melakukan operasi pasar di dua titik lokasi dalam satu kecamatan.

Kegiatan operasi pasar rencananya diselenggarakan di 31 Kecamatan. Pasokan bahan kebutuhan pokok dalam operasi pasar akan semakin ditambah mendekati Hari Raya Natal dan Tahun Baru. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here