PD Pasar Surya Hapuskan Denda Balik Nama dan Her Registrasi

0
1749

Surabaya – Kabar gembira bagi para pedagang pasar. Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kemerdekaan RI, PD Pasar Surya membebaskan atau menghapuskan denda biaya balik nama dan her registrasi stan.

Hal ini setelah direksi PD Pasar Surya mengeluarkan surat keputusan nomor 01/01/VIII/2019 tentang program penghapusan denda balik nama dan her registrasi. Surat keputusan ditanda tangani per 13 Agustus 2019 oleh Plt Direktur Utama PD Pasar Surya Muhibuddin ST MM.

“Program ini dilaksanakan selama sebulan, terhitung sejak keputusan direksi ditetapkan sampai 13 September 2019 mendatang,” demikian disampaikan Direktur Pembinaan Pedagang Taufiqurrahman, Rabu (14/8).

Penghapusan denda balik nama ini adalah program penghapusan atas keterlambatan mengurus balik nama. Sedangkan penghapusan denda her registrasi yakni penghapusan denda atas keterlambatan mengurus her registrasi.

Dengan demikian, menurut Taufiqurrahman, pedagang yang belum mengurus balik nama dan her registrasi, bakal dibebaskan dendanya, alias dendanya dihapus. “Pedagang hanya diwajibkan membayar biaya pokok sesuai ketentuan tanpa dikenakan denda biaya balik nama atau her registrasi,” lanjutnya.

Taufiqurrahman menyatakan banyak pedagang yang terdata belum melakukan balik nama dan her registrasi. Balik nama yang dimaksudkan adalah adanya perubahan nama atas penggunaan stan PD Pasar Surya. Nah, perubahan inilah yang disebut proses balik nama.

Sedangkan her registrasi merupakan perpanjangan masa berlaku kartu stan yang memuat jenis jualan, bentuk dan ukuran stan, serta hal-hal yang melekat dalam penggunaan stan. Pedagang wajib melakukan her registrasi setiap dua tahun sekali sebagai bahan evaluasi atas penggunaan stan PD Pasar Surya.

Sama seperti balik nama, banyak pedagang yang belum melakukan her registrasi ini. Padahal keterlaambatan atas her registrasi juga dikenai denda.

“Tapi dengan adanya program penghapusan denda balik nama dan her registrasi ini, nanti denda dihapus. Pedagang hanya perlu membayar biaya pokok,” lanjut Taufiqurrahman.

Ia berharap program ini akan disambut baik oleh para pedagang. Selain untuk menertibkan administrasi, hal itu juga merupakan kewajiban pedagang. Dikatakan, setelah 13 September 2019, jika ada pedagang baru melakukan pengurusan, denda akan diberlakukan lagi.

Secara teknis, kepala pasar wajib mensosialisasi dan memberikan edaran atas surat keputusan ini ke pedagang agar mereka mengetahui program ini. Sedangkan bagi pedagang yang akan mengurus balik nama dan her regitrasi ini, dipersilakan mengurusnya melalui unit pasar masing-masing.

“Insya Allah selama berkasnya lengkap atau tidak ada kesalahan, maksimal tiga minggu akan sudah bisa diterbitkan buku baru,” pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here