
Surabaya – Direktorat Ekonomi Digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar Grebeg Pasar di Surabaya. Ada 11 pasar yang didatangi, tiga di antaranya pasar yang dikelola PD Pasar Surya. Yakni Pasar Wonokromo, Pasar Kapasan dan Pasar Tambahrejo.
Grebeg Pasar ini dimulai dengan pembukaan yang digelar di Darmo Trade Center (DTC) pada 28 Juni 2019. Selanjutnya, tim Kominfo akan roadshow ke pasar-pasar. Salah satunya yang sudah dilakukan di Pasar Wonokromo, Sabtu (29/6).
“Secara bergiliran kami akan turun ke pasar-pasar di Surabaya. Ada 11 pasar yang menjadi tujuan kami,” ungkap Antonius Bayu Prasetyo, Koordinator Pandu Digital Grebeg Pasar.
Ia mengatakan Grebeg Pasar merupakan program Direktorat Ekonomi Digital Kominfo untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat. Program ini merupakan bagian dari program 8 juta UMKM Go Online.
Melalui Grebeg Pasar ini, Kominfo mengajak para pedagang pasar atau UMKM untuk memasarkan produknya secara online. “Kita akan datang ke pedagang-pedagang, mengajari mereka memiliki toko online, sekaligus mengajari mereka boarding memasarkan produknya di toko online,” terangnya.
Ia menjelaskan Grebeg Pasar akan dilaksanakan sampai 10 Juli 2019. Kegiatan ini sebelumnya sudah dilaksanakan di Solo dan Tangerang. Namun kegiatan ini akan dilaksanakan se-Indonesia.
Plt Direktur Utama PD Pasar Surya Muhibuddin menyambut baik kegiatan ini. Dikatakan, Grebeg Pasar bisa menjadi langkah untuk menaikkan ekonomi pedagang. Selain berdagang secara manual atau buka stan, pedagang bisa menjalankan toko online.
“Kami berharap ekonomi pedagang ke depan memang semakin baik,” ujar Muhibuddin.
Sementara itu Kepala Pasar Wonokromo Ketut Suko Prayitno mengatakan mendukung program pemerintah. Kaitannya dengan Grebeg Pasar di Pasar Wonokromo, ia menyatakan memfasilitasi para fasilitator dari tim Grebeg Pasar yang mengajak pedagang untuk go online.
“Kami juga melakukan pendampingan kepada para fasilitator yang turun ke pedagang,” katanya. (*)








