SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal menjadikan Pasar Pabean sebagai bangunan yang dlindungi. Melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), pasar ini akan ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya.

Beberapa waktu lalu, Disbudpar sudah merapatkan rencana tersebut. Beberapa pihak dilibatkan dalam pembahasan, di antaranya tim cagar budaya, Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah, Bagian Hukum, PD Pasar Surya dan pihak kelurahan.

“Ini masih proses. Kita harus mengumpulkan seluruh data tentang Pasar Pabean itu,” ungkap Kepala Disbudpar Antiek Sugiharti.

Dalam rapat itu memang sedang dikumpulkan data-data tentang pasar yang berada di Jalan Songoyudan ini. Di antaranya, detail bangunan, sejarahnya bagaimana, hak pengelolaan atau kepemilikannya, serta tahun didirikannya pasar.

Namun menilik sejarahnya, Pasar Pabean sudah berusia 170 tahun. Bangunan ini merupakan peninggalan sejak era pemerintah kolonial Belanda dan sudah ada sejak tahun 1849. Pasar ini kemudian pernah dilakukan pembenahan dan dibangun secara permanen tahun 1930.

Plakat tentang Pasar Pabean yang dipasang di samping gerbang utama. Dari plakat ini menunjukkan bahwa Pasar Pabean sudah berusia 170 tahun. Bangunan ini merupakan peninggalan sejak era pemerintah kolonial Belanda dan sudah ada sejak tahun 1849.

“Nanti kalau datanya sudah lengkap dan dinyatakan layak sebagai cagar budaya, akan dikeluarkan Surat Keputusan (SK) wali kota,” papar Antiek.

Mantan Kepala Bagian Kerjasama ini pun menambahkan dalam penetapan cagar budaya itu, Disbudpar sekaligus menginventarisir bangunan-bangunan lain di kawasan Surabaya Utara, tepatnya di kawasan kota lama. Sebab, kawasan ini memang banyak terdapat bangunan tua yang sangat mungkin ikut ditetapkan pula sebagai bangunan cagar budaya.

“Sehingga, bisa jadi SK-nya nanti digabung dengan bangunan yang lain. Artinya, satu SK terdiri dari penetapan beberapa bangunan sebagai cagar budaya. Namun bisa juga berdiri sendiri-sendiri,” jabar Antiek. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here