Uniknya Pasar Kembang, Pusat Jual Beli Jajanan di Surabaya

0
18420
Aktivitas ramainya di Pasar Kembang. Pasar ini memang dikenal sebagai pusatnya jajanan tradisional di Surabaya. (foto: @suroboyocak)

SURABAYA – Pukul 01.00 WIB dini hari, Pasar Kembang sudah ramai pengunjung. Namun transaksi yang berlangsung di pasar ini bukanlah jual beli kembang atau bunga, melainkan berbagai macam jajanan pasar dan kue basah. Selain itu, rata-rata pelanggan membeli jajanan di pasar ini dalam jumlah banyak atau grosir, biasanya untuk dijual kembali.

Menurut salah satu pemilik warung kopi, Triono Pribadi (60), Pasar Kembang di Surabaya sebenarnya adalah pusatnya grosir kue. “Terbesar satu Indonesia ini. Pasar Senen di Jakarta saja kalah,” ujarnya.

Segala jenis jajanan khas Jawa Timur dapat ditemui di pasar ini. Sebut saja lemper, kue lapindo, lalis Surabaya, morina, pastel, dan banyak lainnya. Bahkan segala jenis roti seperti donat, roti gulung serta roti modern lainnya seperti roti pizza juga ada di pusat grosir kue ini. Harganya pun terbilang sangat murah, mulai dari Rp 1.100 hingga Rp 3.000.

Naritha Opie (34), salah seorang penjual kue di Pasar Kembang juga mengungkapkan pembeli dapat memilih berbagai jenis kue dengan beragam kualitas. Sebab beragam penjual mulai dari yang memakai bahan paling murah hingga kualitas yang paling bagus dapat ditemui di pasar ini.

“Biasanya kalau pribadi, yang datang jam-jam 6 pagi, itu cari yang enak-enak. Yang harganya tinggi itu, yang pakai bahan grade tinggi, jadi jualnya juga agak mahal,” kata Naritha.

Namun karena rata-rata harganya yang murah inilah, pasar ini menjadi andalan bagi para penjual kue. Salah satunya adalah Muhammad Yunus (39). Tiap pagi ia bersama istrinya mengambil kue di pusat grosir ini kemudian menjual kue-kue itu kembali ke warung-warung di Sidoarjo.

Ia mengaku bahwa dengan harga yang sangat murah itu, ia bisa meraup untung yang cukup untuk menafkahi keluarganya. “Ini harganya Rp 1.100. Saya jual Rp 2.000 aja kan udah lumayan, mas. Untungnya 900/biji,” ungkapnya sembari menunjukkan salah satu jajanan yang baru saja diborongnya.

Bukan hanya jajanan, beberapa stand di pasar yang terletak di Jalan Pasar Kembang, Kecamatan Tegalsari ini juga menyuguhkan makanan berat seperti nasi kuning. Harganya pun sangat terjangkau. “Kalau ke sebelah sana ada itu nasi kuning. Harganya ada yang Rp 5.500, ada yang Rp 7.500. Murah disini,” tambah Naritha. (*)

 

Sumber: https://news.detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here