Pasar Wonokromo Diusulkan Berlabel Standar Nasional Indonesia

0
1039

Surabaya – Kota Surabaya segera memiliki pasar yang memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI). Ini setelah Pasar Wonokromo diusulkan untuk mendapatkan label tersebut. Proses pengajuan SNI itu sudah dilaksanakan dan tinggal menunggu labelnya dari Badan Standarisasi Nasional (BSN).

Kepala Cabang Surabaya Selatan, Masrul mengatakan PD Pasar Surya selaku pengelola Pasar Wonorkomo sudah setahun ini mengajukan sertifikasi SNI. Diharapkan, tahun ini proses sertifikasi SNI itu sudah turun.

“Targetnya di tahun 2019 ini label SNI-nya sudah ada,” katanya.

Menurut Masrul, untuk mendapatkan SNI, Pasar Wonokromo sudah memadai. Selain penataan pasarnya, ada kriteria lain yang akan dinilai. Misalnya tentang fasilitas yang dimiliki. Di antaranya, Alat Pemadam Kebakaran Ringan (APAR) dan Tempat Penitipan Anak (TPA). “Dua fasilitas ini kami sudah memilikinya,” ujar Masrul.

Tetapi ada satu fasilitas lain yang diakuinya belum ada, yakni fasilitas kesehatan. Untuk ber-SNI, pasar harus memiliki fasilitas kesehatan, semacam klinik di dalam pasar. “Nanti kami akan menggandeng puskesmas untuk memenuhi fasilitas ini,” terang dia.

Untuk diketahui, sampai pertengahan 2018 lalu, baru 16 pasar se-Indonesia yang memiliki SNI. Sedangkan di Jawa Timur, baru ada satu yakni Oro-Oro Dowo Kota Malang. Sedangkan beberapa daerah lain yang sudah memiliki, misalnya Pasar Imogiri Kabupaten Bantul, Pasar Tanggul Kota Surakarta, Pasar Manis Kabupaten Banyumas, Pasar Agung Kota Denpasar dan Pasar Gunung Sari Kota Cirebon.

Untuk mendapatkan SNI ini, sejumlah poin penting lain yang harus dipenuhi adalah bangunan. Selain itu juga pengelolaan pasar yang telah siap menerapkan standar yang telah ditetapkan BSN.

Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo mendorong agar Pasar Wonokromo segera ber-SNI. Saat kunjungan kerja ke Pasar Wonokromo beberapa hari lalu, bahkan ia berkomunikasi dengan kepala BSN melalui telepon.

“Saya sudah telepon kepala BSN agar segera direalisasikan itu SNI,” katanya.

Menurut Bambang Haryo, fasilitas yang ada di Pasar Wonokromo sudah layak menjadikan pasar itu mendapatkan sertifikat SNI. Dengan begitu masyarakat yang bekunjung akan lebih nyaman dan aman. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here